Tips Aman Mengisi BBM Saat Hujan Deras atau Badai Petir

Mengisi bahan bakar minyak (BBM) adalah rutinitas sehari-hari bagi pengendara mobil maupun motor. Namun, bagaimana jika kondisi cuaca tidak mendukung, seperti saat hujan deras atau bahkan badai petir?

Banyak orang masih bingung, apakah aman melakukan pengisian BBM dalam kondisi seperti ini, dan apa saja yang perlu diperhatikan.

Faktanya, ada beberapa risiko yang bisa muncul, mulai dari licinnya area SPBU, potensi korsleting, hingga bahaya sambaran petir.

Oleh karena itu, penting bagi pengendara untuk mengetahui tips aman agar tetap selamat saat harus mengisi BBM di tengah hujan deras.

1. Pilih Waktu dan SPBU yang Tepat

Jika memungkinkan, hindari mengisi BBM saat hujan lebat disertai petir. Tunggu hingga cuaca sedikit reda. Namun, jika kondisi darurat dan Anda benar-benar perlu mengisi, pastikan memilih SPBU yang:

  • Memiliki kanopi atau atap lebar sehingga Anda dan kendaraan terlindungi dari hujan langsung.
  • Area lantainya tidak licin dan punya sistem drainase yang baik.
  • Pencahayaan dan pengawasan yang memadai.

SPBU dengan fasilitas lebih baik akan meminimalkan risiko terpeleset atau terkena hujan deras langsung.

2. Matikan Mesin dan Perangkat Elektronik

Ini adalah aturan utama yang tidak boleh dilanggar. Saat mengisi BBM, selalu matikan mesin kendaraan, lampu, serta perangkat elektronik lainnya.

  • Mesin yang menyala bisa memicu percikan api.
  • Ponsel sebaiknya tidak digunakan saat proses pengisian, terutama saat badai petir.

Dengan mematikan semua sumber listrik, risiko terjadinya percikan yang berbahaya dapat ditekan.

3. Waspadai Sambaran Petir

Badai petir adalah kondisi berbahaya. Meski jarang, SPBU bisa menjadi tempat rawan jika tidak memiliki sistem penangkal petir yang memadai. Untuk mengurangi risiko:

  • Jangan berdiri di area terbuka tanpa pelindung.
  • Tetap berada di dalam mobil sampai tiba giliran pengisian.
  • Jika naik motor, segera berteduh di bawah kanopi SPBU dan hindari berteduh di dekat tiang logam tinggi.

Mobil relatif lebih aman karena bodinya bisa berfungsi sebagai sangkar Faraday (menyalurkan arus listrik ke tanah).

4. Gunakan Jas Hujan atau Payung dengan Bijak

Hujan deras sering membuat pengendara motor terburu-buru membuka jas hujan atau menggunakan payung. Padahal, gerakan tergesa-gesa bisa membuat licin dan berbahaya di area SPBU.

  • Lepaskan jas hujan di tempat yang aman sebelum mengantre.
  • Hindari penggunaan payung logam saat petir menyambar.
  • Pastikan alas kaki tidak terlalu licin agar tidak tergelincir.

5. Perhatikan Prosedur Keselamatan SPBU

Petugas SPBU biasanya sudah terlatih menghadapi kondisi hujan deras. Namun, pengendara juga perlu patuh pada aturan:

  • Jangan merokok, bahkan saat menunggu hujan reda.
  • Ikuti instruksi petugas dengan tenang.
  • Jaga jarak aman antar kendaraan, karena jalanan basah bisa membuat rem kurang efektif.

6. Bawa Alat Darurat di Kendaraan

Untuk berjaga-jaga, siapkan beberapa perlengkapan darurat di mobil atau motor Anda:

  • Senter waterproof untuk kondisi gelap.
  • Sarung tangan anti air agar lebih aman saat membuka tangki BBM.
  • Lap kering untuk mengelap bagian motor atau mobil yang terkena air sebelum membuka tutup tangki.

Perlengkapan sederhana ini bisa membuat proses pengisian lebih aman meski kondisi cuaca ekstrem.

7. Jika Ragu, Tunda Pengisian

Keselamatan jauh lebih penting daripada memaksakan mengisi BBM di tengah badai petir. Jika bensin belum benar-benar habis, sebaiknya tunda pengisian sampai cuaca lebih aman. Cari SPBU di jalur yang lebih terlindung atau isi BBM di waktu lain ketika kondisi lebih kondusif.


Mengisi BBM saat hujan deras atau badai petir memang memiliki risiko tertentu. Namun, dengan langkah-langkah aman seperti memilih SPBU yang tepat, mematikan mesin, waspada sambaran petir, dan mematuhi aturan keselamatan, Anda bisa tetap aman dan nyaman.

Ingat, jangan terburu-buru dan jangan memaksakan diri. Jika situasi terlalu berbahaya, lebih baik menunda pengisian. Keselamatan Anda dan keluarga adalah prioritas utama.

Bagikan konten ini:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *